WISUDA KHATMIL QUR’AN RUTAN SOLO
Allah telah mengatur jalan taqdir kepada manusia. Tak seorangpun yang bisa mengelak dari kehendak-Nya. Termasuk Taqdir bagi saudara kita yang harus mendekam di Hotel Prodeo karena kehilafan yang telah dikerjakan. (Lihat Foto-fotonya disini)
Setiap orang tentu tidak menginginkan dipenjara meski dia melakukan suatu kesalahan. Seperti para Napi yang berada di RUTAN KELAS 1 Surakarta ini. Melihat dari wajah mereka, semua merasakan penyesalan yang sengat mendalam atas dosa dan kesalahan yang mereka lakukan. Semoga penyesalan ini akan menjadi Taubatan Nasuha dari mereka dan Mudah – mudahan Allah menghapuskan kesalahan yang pernah dilakukan. Amiin.
Ada yang menarik dari RUTAN di Solo ini. Semenjak 3 tahun yang lalu Rutan ini telah dijadikan sebagi Pondok Pesantren Penghafal Al Qur’an. Bekerja sama dengan Yayasan Daarul Qur’an – Wisatahati Surakarta yang dipimpin Oleh Bp. H.M. Adib Ajiputra. Pondok pesantren dengan Nama PUSAT PEMBIBITAN PENGHAFAL AL’QURAN (PPPA) Daarul Qur’an Bimbingan dari Ustad Yusuf Mansur ini telah mampu memfasilitasi para napi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dalam menjalani hari – hari mereka didalam Rutan.
Dengan asuhan Ustadz dan Ustadzah dari pondok tersebut, sekitar 600 penghuni Rutan ini diajari baca tulis Alqur’an. Banyak dari mereka yang belum bisa dan bahkan belum pernah mempelajari Al Qur’an. Namun dengan adanya Pondok ini mereka jadi kenal dan bisa baca Al Qur’an.
Kebahagiaan sangat terlihat bagi mereka yang diwisuda. Sebanyak 100an napi yang telah LULUS IQRA’, Hafal Ju’z Amma. Bahkan ada yang sudah hafal 15 juz, pada hari Sabtu 8 Oktober 2011 diwisuda oleh Bpk. Memteri Hukum dan HAM.
Layaknya para Wisudwan wisudawati dari PT mereka memakai toga dan didampingi para keluarga mereka. Subhanallah. Allah telah mengatur semua ini dengan indah. Para Napi yang mungkin bagi sebagian orang dianggap jahat karena kesalahan yang dilakukan ternyata telah Allah beri hidayah terindah. Mereka diberi kesempatan belajar dan menghafal al Qur’an semoga Allah meridhoiNya. Amiin.
Seperti salah seorang Napi bernama Arya ini. dia mengaku belum pernah belajar Al Qur’an. Namun ketika ia dipenjara dia bisa belajar Al Qur’an. Saat ini dia sudah selesai Iqra dan telah hafal beberapa surat pendek. Abdul Wahid salah orang napi menuturkan dia sudah Hafal Surah Al Mulk dan sebagia juz 30 yaitu dari surah An Naas sampai Ath thariq. Seorang napi dari semarang yang bernama Awaluddin terlihat bahagia saat itu karena dia bisa berkumpul dengan istri dan kedua anaknya. Dengan menggendong anaknya yang kecil dan didampingi putrinya dia menuturkan telah hafal juz 30 dan juz 1,2, dan 3. Inayah salah sorang napi perempuan mengaku telah hafal 15 juz dari Al Qur’an. Subhanallah






