http://bengawan.org/

SPIRITUAL BUILDING TRAINING

Untuk melengkapi Kegitan Riyadhah Ramadhan 651, di malam hari diadakan Spritual Building Training Oleh Team SBT Al Azhar Syifa Budi Solo. Trainer di pimpin Oleh Yahnda Firin. Materi yang disampaikan menggunakan metode Full Multimedia dengan Presentasi dan dilengkapi dokumentasi video dari berbagai sumber. Untuk lebih mengena dan mengetuk sisi Emosional anak digunakan lagu – lagu klasik yang mengiringi setiap slide yang dijalankan. demikian ungkap Yahnda Zikin selaku Tim Kreatif Multimedia Training tersebut.

SBT di mulai menjelang jam 9 malam, dengan mengutarakan ayat – ayat Allah di dalam alQur’an sehingga peserta training mulai menghayati kebenaran Al Qur’an sebagai Wahyu Illahi. dilanjutkan paparan mengenai contoh – contoh orang – orang yang tidak beriman, beberapa video bencana yang ada di dunia maupun yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Suasana menjadi haru. seleuruh peserta menangis menyadari bahwa dirinya memang tidak ada apa – apanya. ketetapan Allah setiap saat bisa berlaku buat diri mereka. Mereka menyadari kesalahannya dan oleh trainerpun diajak besujud dan bertaubat padaNya.

Ucapan  permintaan maafpun keluar dari mulut peserta training. membuat suasana semakin merinding bagi yang mendenngarnya, begitu banyak kesalalahan dan dosa yang telah mereka perbuat malam itu dengan tulus mereka memohon ampunan Allah SWT. Ungkapan do’a, istrighfar tahlil dan banyak lagi kalimat thayyibah yang peserta  ucapkan dengan tulus disertai isak tangis pertanda Taubatan Nasuha. Para Trainer dan yanhda bunda yang lainpun ikut terharu dan juga meneteskan air matanya.

Malam semakin hening, suasana semakin haru ….

Perlahan – lahan peserta diajak menyadari keberadaan dirinya untuk siapa dia dilahirkan, untuk siapa hidupnya dan akan kemana jika mereka mati.

Isak tangis terus mengiringi training tersebut bersama sayup – sayup suara musik klasik menambah suasana jadi lebih haru.

Peserta diajak untuk mebuat hidupnya lebih berati. supaya menjadi orang yang berguna dan bermanfaat bagi dunia dan orang lain.

Maka motivasi diri untuk berkembangpun di sampaikan oleh sang Trainer, ditambah pemutaran video tentang keberhasilan para difabel yang bisa menjuarai berbagai macam perlombaan di tingkat dunia.

Peserta diajak membangkitkan semangat dan mengoptimalkan segala tenaga dfan fikirannya, bahwa dirinya memang bisa merubah hidupnya agar lebih berarti. Bahwa mereka bisa berkembang dan bangkit demi kemaslahatan diri mereka, keluarga dan ummat manusia semua.Tidak ada tang tidak bisa terlaksana jika mereka mau berusaha dan berdo’a.

Sesi ini diakhiri dengan melantukan lagu YOU RISE ME UP. para pesertapun membangkitkan semangatnya dengan bernyanyi bersama.

Di akhir sesi anak – anak diajak kembali merenung bahwa dia hidup hanyalah untuk beribadah kepada Allah.

Narasi yang sisampaikan trainer begitu meyentuh sehingga peserta menyadari kekhilafan selama ini dan menangis lagi…..

Dialanjutkan sebuah refleksi perenungan yang dibacakan oleh Bunda Dini tentang bagaimana ibunya yang susah payah melahirkannya, menyusuinya, merawatnya dengan tulus dan iklhas tanpa mengharap bayaran. Begitu pula usaha sang Ayah yang senantiasa bekerja banting tulang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.Dengan “suara” yang pas anak – anak dibuat  terharu oleh narasi dari Bunda Dini (Yach Mirip Presenter lah yang bisa buat bawa emosi pendengarnya). Sehingga Anak – anakpun makinharu dan menangis lagi.

Tangispun smakin menjadi ketika lagu Bunda dilantunkan.. Peserta mengukuti lagu itu sambil menangis menyadari bahwa selama ini belum terlalu berbakti keapda orang tua.

Spiritual buliding di akhiri dengan menyanikan lagunya Opick Alhamdulillah.Kemudian Anak – anak dan sang Trainer jugaYanda Bunda yang lain bersalaman saling memafkan.

Meski berakhir jam 12 malam perserta menikmati dan benar – benar merasakan training ini, sehingga kemauan untuk merubah diri menjadi lebih baik senantiasa tertanam di hati dan segera dapat diwujudkan.

Smoga kita bisa lebih memberi makna bagi kehidupan kita yang singkat ini… amiiin. (Te@m SBT ASB Solo.)